
Sebagian besar waktu dalam hidup kita dihabiskan di kantor. Kadang kita tak begitu menyadari hal itu. Atasan, bawahan dan teman-teman sejawat merupakan orang-orang yang sehari-hari berinteraksi dengan kita. Kehidupan di kantor menciptakan sebuah pergaulan yang tidak kalah "intens" dengan pergaulan sosial lainnya, seperti di sekolah atau dalam bertetangga. Kadang ada gosip, lain kali terjadi pertengkaran dan pada saat yang lain lagi kita "merasa perlu" untuk mendiamkan teman sekantor kita karena suatu masalah yang kita anggap sudah sampai pada taraf untuk malas bertegur sapa dengan yang bersangkutan.
Dalam perspektif "pergaulan sosial" tadi, konflik di tempat kerja merupakan hal yang wajar. Dalam arti, mungkin dan bisa saja terjadi. Mengingat, kantor berisi orang-orang yang datang dari berbagai latar belakang yang berbeda-beda. Dari pendidikan hingga karakter pribadi. Idealnya, tentu saja, berbagai perbedaan itu bisa dijadikan sebagai penguat dalam hubungan kerja. Tapi, pada sisi lain, perbedaan di mana-mana sering menjadi bibit perselisihan. Jika itu yang terjadi, maka kita perlu pandai-padndai mengenali perbedaan-perbedaan tersebut, untuk kemudian mencoba mengatasinya agar tidak menjadi potensi konflik.
Hal pertama yang perlu kita perhatikan dalam mangelola konflik di kantor adalah menahan diri. Cukup sederhana kedengarannya, tapi ini tidak mudah dilakukan. Setiap orang punya ego (yang besar) dan masing-masing dari kita punya kecenderungan untuk mendesakkan dan mempertahankan ego kita, mengungguli ego orang lain. Ibaratnya, kalau bisa ngotot mengapa harus mengalah. Jelas itu prinsip yang salah. Cobalah untuk senantiasa menahan diri, terutama tentu saja pada saat-saat yang gawat, genting, di tengah perdebatan sengit atau pun dalam situasi-situasi yang tidak menyenangkan.
Jika Anda merasa sangat kesal, jengkel, marah kepada teman, jangan berlama-lama berada di dekat orang tersebut; segera tinggalkan ruangan. Jika situasi tidak memungkinkan Anda untuk melakukannya, misalnya karena sedang meeting dan Anda harus berada di situ sampai selesai, berusahalan untuk diam. Jangan sekali-kali berteriak, membentak atau lebih-lebih menggebrak meja, membanting atau melempar benda-benda.
Setelah berusaha untuk menahan diri dari kemarahan, langkah selanjutnya Anda perlu mengontrol emosi. Wah, ini lebih susah lagi. Tapi, tenang saja, inilah caranya:- Cobalah untuk memahami perasaan lawan bicara, ini akan membantu Anda menghindari tindakan yang kontra-produktif.
- Pengalaman masa lalu bisa membantu untuk mencari solusi atas konflik yang muncul sekarang. Ingat-ingatlah, apakah Anda pernah mengalami kemarahan yang sama sebelumnya.
- Petakanlah arti hubungan Anda dengan teman-teman Anda, ini akan membantu Anda menempatkan konflik pada jalur yang benar, bukan sekedar mengumbar emosi. Tanyakan pada diri Anda, seberapa penting sebetulnya lawan bicara yang tengah berkonflik dengan Anda. Jangan sampai Anda bertengkar hebat dengan teman kerja yang sudah sekian tahun bersama-sama hanya untuk urusan kecil.
- Tanyakan, apa lagi yang tengah Anda alami selain konflik dengan rekan Anda itu? Jangan-jangan Anda memang tengah dalam tekanan masalah di luar pekerjaan.
- Tanyakan, apa yang Anda peroleh dari konflik tersebut? Jawaban dari pertanyaan ini akan membantu Anda memahami motif Anda yang sebenarnya. Jangan-jangan, Anda bertengkar semata-mata hanya karena tak ingin jatuh gengsi, misalnya.
- Tanyakan juga, apa yang hendak Anda pertaruhkan dengan konflik tersebut? Kalau bukan persoalan yang memang krusial, jangan menghabiskan energi hanya untuk bertengkar. Mengevaluasi kemungkinan-kemungkinan yang bisa terjadi akan membantu Anda membuat keputusan yang tepat.
Loading Poll...Sumber: portalhr.com
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
- 26/12/2009 14:27 - Masih Adakah Dedikasi Disaat Kantor Sepi ?
- 17/12/2009 08:34 - Menikmati Pekerjaan yang Tidak Anda Sukai
- 17/12/2009 08:10 - Karyawan Harus Tahu Target Perusahaan
- 10/12/2009 11:03 - 20 Perilaku yang Merusak Kepercayaan
- 08/12/2009 19:38 - Menghadapi Pekerja yang Terlena dalam Zona Kemapanan, WE MUST CHANGE !!!!
- 29/12/2009 07:37 - Cara Termudah & Paling Basic Untuk Membuat Pelanggan Anda Loyal
- 11/12/2009 07:58 - Bagaimana Memotivasi Karyawan?
- 08/12/2009 20:01 - Telkom Perusahaan Idaman untuk Bekerja
- 08/12/2009 19:19 - Mengembangkan Karyawan dengan Jurus Kungfu Panda
Langganan Blog?
Artikel Terbaru
11 February 2011 03:56
- 19 August 2010 11:36 Infographic Trend SMS di Dunia Saat Ini
- 04 August 2010 01:19 Selamat Ulang Tahun yang ke-25 untuk Teknologi SMS
- 03 August 2010 07:47 Promosi Kupon Diskon via Wordpress
- 03 August 2010 07:47 Promosi Kupon Diskon via Blogspot/Blogger
- 2009-12-29 00:37:15 - Cara Termudah & Paling Basic Untuk Membuat Pelanggan Anda Loyal
- 2009-12-26 07:27:11 - Masih Adakah Dedikasi Disaat Kantor Sepi ?
Komentar Terbaru
Recent Comments
Online Support
Hari dan Jam Kerja
| YM Support Online & Marketing : |
||
| Senin s/d Sabtu |
||
| pukul 08.00 - 16.00 WIB |
| Request Chat | ||
| Jika di jam dan hari kerja kami sedang offline silahkan kirim SMS ke 085780848444 dengan format CHAT<spasi>NAMA ANDA |
Call Me
Dapatkan penjelasan mengenai software My SMS Center langsung dari HP/Telp Anda. Gratis.
Ketik SMS dengan Format:
MSC<spasi>NAMA<spasi>PEKERJAAN
Kirim ke
081515 99 5000
Dalam 1x24 jam salah satu staf kami akan menelepon Anda untuk memberikan pelayanan secara langsung.
![]() | Kunjungan Hari ini | 165 |
![]() | kemarin | 329 |
![]() | minggu ini | 1743 |
![]() | minggu lalu | 2398 |
![]() | bulan ini | 6033 |
![]() | bulan lalu | 10643 |
![]() | Total Pengunjung | 353121 |
Software SMS software sms gateway
Chip Super SMS dan telp murah
Reseller










